Yogyakarta, penanasional.id — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGKTI) Kapanewon Melati, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Sumatera Utara Yogyakarta (IKPM Sumut Yogyakarta), Kamis, 11 Desember 2025.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian IGKTI terhadap kondisi bencana yang melanda wilayah Sumatera Utara, serta dampaknya bagi para mahasiswa perantau asal Sumut yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Putri Dwi Kusuma, perwakilan mahasiswa Sumatera Utara di Yogyakarta, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para guru TK yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada mahasiswa perantau.
“Kami sangat terharu atas kepedulian Bapak dan Ibu guru kepada kami, para mahasiswa perantau asal Sumatera Utara yang berada di Yogyakarta. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Putri.
Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Mutiara Aulia, Sekretaris Umum IKPM Sumut Yogyakarta, yang mewakili organisasi mahasiswa Sumatera Utara di Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Sekolah IGKTI Kapanewon Melati, Ibunda Dra. Roidah, S.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kemanusiaan. Ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan Sumatera Utara karena berasal dari Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, meskipun telah lama menetap di Yogyakarta.
“Saya sangat berduka melihat kondisi yang terjadi di Sumatera Utara. Sebagai sesama anak bangsa, sudah sepatutnya kita saling membantu. Bantuan ini kami harapkan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya mahasiswa Sumatera Utara di Yogyakarta,” ungkapnya.
IKPM Sumut Yogyakarta berharap bantuan ini dapat menjadi semangat solidaritas serta mempererat tali persaudaraan antara masyarakat Yogyakarta dan mahasiswa perantau asal Sumatera Utara.
Redaksi | Pena Nasional
batubarapos.com
