Batubara, penanasional.id | Ketua Kopri PMII Batu Bara Nurul Huda Zulfiani Menilai aksi demonstrasi yang di lakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (GERBRAK) di Jakarta Upaya pembunuhan Karakter Bagi Pemimpin kami Bapak H. Baharuddin Siagian. Senin, 04/08/2025
Menyikapi hal tersebut, Nurul Huda Zulfiani menegaskan, bahwa dirinya menghormati aksi demonstrasi tersebut, karna kami bagian dari bagian mahasiswa.
Namun, Nurul Huda menilai tudingan korupsi yang di alamatkan ke Bapak H. Baharuddin Siagian tidak relevan.
Saya sebagai aktivis perempuan dan bergerak disegi sosial, politik dan hukum menilai bahwa aksi yang di lakukan itu sangat tidak relevan kalau tudingannya adalah korupsi, ucap Nurul Huda kepada media, Jum’at (02/08/2025).
Lanjutnya, ini kan hasil temuan dari BPK, kenapa malah di pelintir sebagai tindak pidana korupsi ?
Saya menyayangkan penggiringan opini tersebut, informasinya juga kelebihan pembayaran yang sesuai dengan hasil temuan BPK sudah di kembalikan.
Lebih lanjut, Nurul Huda menilai opini yang di bangun dalam aksi tersebut merupakan upaya pembunuhan karakter Bagi Pemimpin kami yang dicintai masyarakat kabupaten Batu Bara.
Dalam Dunia politik hal tersebut adalah upaya kotor untuk menyerang pihak lain dan ini merupakan tindakan yang tidak baik di lakukan.
Apa lagi kita mengetahui bahwa Bapak Baharuddin Siagian saat ini tengah fokus untuk membangun Kabupaten Batu Bara.
Program yang beliau gagas sudah mulai menuai dampak positif bagi masyarakat, bebernya.
Ia juga menyinggung kemungkinan adanya kepentingan politik oknum berinisial S yang aktif di salah satu organisasi gerakan sosial ada di balik demonstrasi tersebut.
“Kalau memang benar dugaan aksi tersebut ditunggangi, ini merupakan preseden buruk di dunia aktivis,” ucapnya.
Aksi yang seharusnya menjunjung idealisme, malah di kotori oleh politik praktis.
Masyarakat Batu Bara tidak menginginkan orang seperti oknum yang diduga berinisial S tersebut hadir di Kabupaten Batu Bara, paparnya.
Nurul Huda Zulfiani meminta semua pihak bersikap objektif dalam menyikapi hasil audit BPK.
Di tegaskan Nurul Huda Zulfiani, seluruh pihak yang mengikuti perjalanan proses audit BPK harus mencari informasi konkrit terlebih dahulu.
Karena sudah ada pengembalian dari pihak kontraktor, artinya semua rekomendasi temuan BPK sudah di selesaikan dengan baik secara administrasi.
Lantas, apa lagi yang mau di ributkan ?. Lebih baik kita fokus pada gagasan pembangunan untuk Sumatera Utara (Sumut) ke depan, pintanya.
Menutup pernyataannya, Nurul Huda menyebutkan bahwa Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian tetap fokus bekerja untuk masyarakat.
Saat ini Bupati Baharuddin Siagian tetap fokus bekerja untuk melayani masyarakat Batu Bara
Semangat ini harus terus di jaga dan di dukung setiap lapisan masyarakat, karena ini demi kepentingan Kabupaten Batu Bara, ucap nurul Huda.
Redaksi | Pena Nasional
