Batu Bara, penanasional.id — Seorang perempuan bernama Putri Maharani (22), yang merupakan putri kandung Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Prapat, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, dilaporkan hilang sejak Rabu, 25 Maret 2026.
Ayah korban, Wasis Nirmawan, menjelaskan bahwa Putri sebelumnya baru tiba dari tempat kerjanya di Kota Medan. Sekitar pukul 12.30 WIB, Putri kembali keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah. Namun hingga malam hari, Putri tidak kunjung kembali ke rumah.
“Kami sudah berusaha menghubungi, tapi nomor handphone-nya tidak aktif,” ujar Wasis, Minggu (29/3/2026).
Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor milik Putri di sebuah tempat penitipan kendaraan di Simpang Pelanggiran Laut Tador, Dusun I, Desa Pelanggiran Laut Tador. Meski kendaraan telah ditemukan, keberadaan Putri hingga kini masih belum diketahui.
“Kami hanya menemukan sepeda motor yang dikendarainya. Warga sekitar juga tidak mengetahui Putri pergi dengan siapa,” tambahnya.
Wasis juga menyampaikan bahwa selama ini Putri tidak memiliki permasalahan dengan keluarga. Kondisi rumah tangga disebut dalam keadaan baik. Namun demikian, pihak keluarga menduga Putri pergi bersama kekasihnya yang diketahui merupakan warga Kota Medan.
“Pada hari yang sama, kekasihnya juga meninggalkan rumah dan sempat meninggalkan pesan bahwa ia ingin merantau mencari pekerjaan. Karena itu kami menduga mereka pergi bersama,” jelas Wasis.
Sebagai orang tua, Wasis berharap Putri segera kembali ke rumah, terlebih kondisi kesehatan ibunya saat ini sedang menurun. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga tetap membuka pintu dan akan menerima dengan baik jika Putri dan kekasihnya berniat melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.
“Kalau memang ingin menikah, datanglah baik-baik. Kami siap menerima, daripada pergi tanpa kabar,” ungkapnya.
Hingga saat ini, keluarga masih terus melakukan upaya pencarian dan berharap adanya informasi dari masyarakat terkait keberadaan Putri Maharani.(Red)
