Batu Bara, Penanasional.id – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Batu Bara kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu Bara berhasil menggagalkan peredaran narkotika skala besar dan mengamankan empat pelaku, dua di antaranya berasal dari DKI Jakarta. Senin, 04/08/2025

Pengungkapan ini berlangsung pada Jumat (1/8/2025) di Jalan Umum Desa Seimuka, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Dua kurir asal Jakarta yang diamankan yakni Gilang Pandu Sugiarto (31) dan Dedi Sujatmiko (37), warga Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Selain itu, turut diamankan dua pelaku lainnya berinisial IR dan SM, warga Kabupaten Batu Bara. Mereka ditangkap saat mengendarai mobil Daihatsu Ayla warna hitam BK 1123 YE, yang diduga mengangkut narkoba.
Barang Bukti Sabu dan Ekstasi dalam Jumlah Mencengangkan
Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson Nainggolan, dalam keterangannya menyebutkan bahwa dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa:
-
26 bungkus sabu dalam kemasan teh Cina warna hijau dengan berat bruto 28.135 gram
-
11 bungkus pil ekstasi berlogo trisula warna hijau sebanyak 60.940 butir
-
2 tas besar bertuliskan “WOYEAH”, sebagai tempat penyimpanan narkoba
-
3 unit handphone berbagai merek
-
Uang tunai Rp517 ribu
-
1 unit mobil Daihatsu Ayla, STNK, dan kartu ATM BCA
“Ini bentuk komitmen kami dalam perang terhadap narkoba. Kita tidak akan kompromi terhadap jaringan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Batu Bara,” tegas AKBP Doly.
Aksi Penangkapan Dramatis
Kapolres juga menjelaskan bahwa proses penangkapan berlangsung dramatis. Petugas harus memblokir jalan dengan truk agar kendaraan pelaku tidak bisa melarikan diri.
Keempat pelaku mengaku bahwa mereka dijanjikan bayaran Rp300 juta untuk mengantarkan barang haram tersebut ke Palembang, Sumatera Selatan.
“Jika narkoba ini berhasil beredar, bisa merusak sekitar 26 juta generasi muda Indonesia. Ini bentuk nyata bahaya laten narkoba bagi bangsa,” ujarnya.
Imbauan Kapolres: Perangi Narkoba Bersama
AKBP Doly juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi memerangi narkotika.
“Polres Batu Bara tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dan informasi dari masyarakat. Jangan ragu melapor demi menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Polres Batu Bara menegaskan akan terus memperketat pengawasan dan memburu jaringan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.
Redaksi | Pena Nasional