Batu Bara, penanasional.id — Senja di bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Di saat langit perlahan berubah jingga dan waktu berbuka semakin dekat, tangan-tangan kebaikan pun bergerak membagikan kebahagiaan. Itulah yang terlihat di Desa Lalang, tepatnya di kawasan Jalan Acces Road Inalum, ketika Laskar Melayu Batubara (LMB) turun langsung ke jalan untuk berbagi takjil kepada masyarakat. Minggu, 08/03/2026
Bukan sekadar membagikan makanan pembuka puasa, kegiatan ini terasa seperti aliran kepedulian yang menghangatkan suasana Ramadhan. Para pengendara yang melintas, masyarakat sekitar, hingga pekerja yang sedang dalam perjalanan pulang, satu per satu menerima takjil dengan senyum yang tak mampu disembunyikan.
Kegiatan penuh makna ini dipimpin langsung oleh Ketua Laskar Melayu Batubara, Abdul Kholid Zailani, yang hadir bersama Sekretaris Heriyanto, Bendahara Ok Khairul Anwar, serta Dewan Pembina Datu’ Riyansyah Putra Efendi Tanjung. Kehadiran para pengurus bersama anggota Laskar Melayu lainnya menciptakan suasana kebersamaan yang begitu terasa, seolah Ramadhan benar-benar menjadi panggung bagi nilai persaudaraan.
Di tengah lalu lintas yang terus bergerak, para anggota Laskar Melayu Batubara berdiri dengan penuh semangat, menyodorkan takjil kepada para pengguna jalan. Setiap paket kecil yang dibagikan bukan hanya sekadar makanan, melainkan simbol kasih sayang, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Ketua LMB, Abdul Kholid Zailani, menyampaikan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menumbuhkan empati dan mempererat hubungan antar sesama manusia.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi ladang amal dan mempererat silaturahmi,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Dewan Pembina LMB, Datu’ Riyansyah Putra Efendi Tanjung. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan terus menjadi tradisi kebaikan yang hidup di tengah masyarakat.
Menurutnya, di tengah kehidupan yang terus bergerak cepat, kegiatan berbagi seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian masih tumbuh subur di bumi Batu Bara.
Pembagian takjil berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Senyum yang merekah dari masyarakat yang menerima takjil menjadi bukti sederhana bahwa kebaikan, sekecil apa pun, mampu menghadirkan kebahagiaan.
Di senja Ramadhan itu, Jalan Acces Road Inalum bukan hanya menjadi jalur lalu lintas kendaraan. Ia berubah menjadi ruang pertemuan antara kepedulian dan harapan, tempat di mana tangan-tangan yang memberi dan menerima sama-sama merasakan keberkahan.
Melalui kegiatan ini, Laskar Melayu Batubara berharap semangat berbagi akan terus hidup di tengah masyarakat. Karena Ramadhan sejatinya bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang memperkuat jalinan persaudaraan dan menebar kebaikan di setiap langkah kehidupan. (RED)


