SEMARANG — Dukungan terhadap putri terbaik Kabupaten Batu Bara yang tampil pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, turut diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Batu Bara (DPP HIKABARA). Sabtu, 26/09/2026
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Dalam ajang tingkat nasional tersebut, Khairunisa Hasanah, S.Sos, menjadi salah satu perwakilan yang membawa nama Kabupaten Batu Bara.
Dukungan secara langsung diberikan oleh Putri Dwi Kusuma, S.Sos, demisioner Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Batu Bara Yogyakarta (IKAMBARA Yogyakarta), yang kini merupakan bagian dari jajaran pengurus DPP HIKABARA.
Putri hadir mewakili Ketua DPP HIKABARA Raimond, S.T., sekaligus menyampaikan salam, dukungan, dan apresiasi kepada Khairunisa yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Batu Bara di tingkat nasional.
“Kami menyampaikan salam dan dukungan dari Ketua DPP HIKABARA kepada Khairunisa. Perjuangan membawa nama Batu Bara di tingkat nasional tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Semoga terus memberikan yang terbaik dan menjaga nama baik Kabupaten Batu Bara di mana pun berada,” ujar Putri.
Kehadiran pengurus DPP HIKABARA yang memberikan pendampingan sejak pembukaan hingga penutupan MTQ Nasional menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi Khairunisa selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Khairunisa mengaku terharu atas perhatian dan kehadiran pengurus DPP HIKABARA yang menyempatkan diri hadir di tengah kesibukan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Ketua dan seluruh pengurus DPP HIKABARA. Kehadiran ini membuktikan solidaritas, kerukunan dan kekompakan masyarakat serta mahasiswa Batu Bara yang berada di perantauan,” ungkap Khairunisa.
Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Putri Dwi Kusuma yang hadir mendampinginya sejak awal kegiatan hingga penutupan.
“Teristimewa kepada kakak kelas saya, Kak Putri, yang dari awal pembukaan sampai penutupan hadir mendampingi dan membersamai saya. Kehadiran Kak Putri menjadi semangat dan motivasi tersendiri bagi saya. Apalagi beliau menempuh perjalanan dari Yogyakarta ke Semarang untuk hadir langsung memberikan dukungan,” katanya.
Tempuh Perjalanan Jogja–Semarang Demi Berikan Dukungan
Kehadiran Putri di Semarang juga memiliki cerita tersendiri. Ia menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor dari Yogyakarta menuju Semarang dengan waktu perjalanan sekitar tiga jam.
Perjalanan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada sesama putra-putri Batu Bara yang sedang berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional.
Putri menyampaikan bahwa dirinya juga membawa pesan dari Ketua DPP HIKABARA Raimond, S.T., yang berhalangan hadir secara langsung.
“Ketua DPP HIKABARA menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir dan membersamai secara langsung. Namun, pesan beliau dan seluruh pengurus adalah agar tetap menjaga nama baik Batu Bara di mana pun berada,” kata Putri.
Menurutnya, perjuangan Khairunisa hingga dapat tampil pada MTQ Nasional merupakan sesuatu yang patut diapresiasi, terlebih karena ia membawa nama Kabupaten Batu Bara pada ajang keagamaan tingkat nasional.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Bisa sampai ke tingkat nasional dan mewakili Kabupaten Batu Bara tentu bukan sesuatu yang mudah. Apa pun hasilnya, perjuangan dan proses yang telah dilalui patut kita berikan apresiasi,” tambahnya.
Putri juga menyebut kedekatan sebagai sesama putra-putri Batu Bara, mahasiswa perantauan, serta bagian dari alumni MAN Batu Bara menjadi salah satu alasan dirinya merasa terpanggil untuk hadir memberikan semangat secara langsung.
Kehadiran tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa ikatan masyarakat Batu Bara di perantauan tidak hanya sebatas organisasi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian, solidaritas, dukungan dan kebersamaan ketika ada putra-putri daerah yang membawa nama Batu Bara di tingkat nasional.
DPP HIKABARA berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga dan menjadi motivasi bagi generasi muda Batu Bara untuk berprestasi di berbagai bidang, baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Red
Doc/Spesial:
Putri Dwi Kusuma
