Batubara, penanasional.id | Di tanah Melayu yang bertuah, di bawah langit yang memayungi sejarah dan harapan, Laskar Melayu Kabupaten Batu Bara resmi dikukuhkan. Bertempat di Halaman Kantor Jurnal Polis, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, pengukuhan ini menjadi tonggak kebangkitan marwah Melayu—bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam perbuatan. Senin, 09/02/2026
Sebagaimana petuah orang tua dahulu, “Adat dijunjung, syarak dijaga, fakir miskin jangan dilupa.” Pengukuhan ini dirangkai dengan pembagian sembako kepada kaum duafa, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan pengamalan nilai Islam yang menjadi ruh perjuangan Melayu.
Bupati Kabupaten Batu Bara, Bahatuddin Siagian, dalam pernyataannya menegaskan pentingnya persatuan dan peran strategis organisasi Melayu dalam pembangunan daerah.
“Melayu harus kompak dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Momentum hari ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan serta memperbesar peran organisasi Melayu agar tumbuh dewasa, berkontribusi nyata, dan menjadi kekuatan sosial yang mendukung pembangunan Kabupaten Batu Bara. Dengan kekompakan dan semangat kebersamaan, saya yakin Melayu akan tetap menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni dan kemajuan daerah,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Laskar Melayu Batu Bara, Abdul Kholid Zailani, menegaskan bahwa kekuatan Melayu tidak hanya terletak pada simbol dan seremonial, tetapi pada pengamalan nilai adat dan kepedulian sosial.
“Laskar Melayu Batu Bara berkomitmen menjaga adat, marwah, dan jati diri Melayu yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kami siap bersatu dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Batu Bara tanpa meninggalkan akar budaya. Takkan Melayu hilang di bumi.” ujar Ketua LMB
Melalui pengukuhan ini, Laskar Melayu Batu Bara menegaskan langkahnya: adat sebagai pegangan, Islam sebagai pedoman, dan kepedulian sosial sebagai amalan. Karena sejatinya, Melayu yang besar adalah Melayu yang memelihara marwah dan meneduhkan yang lemah.
“Hidup Melayu bukan pada gagah semata, tetapi pada manfaat bagi sesama.”
REDAKSI: PENA NASIONAL
