Samosir, penanasional.id – Pembangunan sejatinya bukan hanya tentang apa yang dibangun hari ini, tetapi tentang apa yang diwariskan untuk hari esok. Dalam semangat itulah, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menegaskan perannya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Samosir. 24 April 2026
Bertempat di SMA Negeri 1 Simanindo, penyerahan bantuan ini menjadi penanda bahwa kehadiran industri tidak semata berdiri sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai penjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai-nilai kehidupan.
Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyampaikan bahwa setiap bentuk perhatian yang diberikan bukan sekadar bantuan, melainkan harapan yang dititipkan untuk masa depan masyarakat.
“Apa yang dilakukan hari ini akan dirasakan manfaatnya di masa mendatang. Kami berharap sinergi ini terus tumbuh dan berkelanjutan,” ujarnya.
INALUM menyalurkan berbagai dukungan yang menjangkau beragam sisi kehidupan: dari pendidikan, lingkungan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Bantuan pendidikan diberikan kepada generasi muda yang menempuh jalan ilmu, termasuk para penerima beasiswa yang melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Sementara itu, fasilitas sekolah, sarana air bersih, serta dukungan pembelajaran menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan ruang belajar yang lebih layak dan bermakna.
Di sisi lain, kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui bantuan rumah kompos dan pelatihan Metode Tani Nusantara—sebuah pengingat bahwa manusia dan alam tidak pernah terpisah, melainkan saling menjaga dalam satu kesatuan kehidupan.
Nilai budaya pun tidak luput dari perhatian. Dukungan terhadap pelestarian warisan lokal seperti taganing dan patung Sigale-gale di Huta Sialagan menjadi simbol bahwa kemajuan tidak harus menghapus jati diri, melainkan menguatkannya.
Tak hanya itu, INALUM juga hadir dalam denyut ekonomi masyarakat melalui bantuan kepada pelaku UMKM, pelatihan pengolahan hasil perikanan, serta dukungan bagi penyandang disabilitas dan pelajar. Semua ini menjadi bagian dari satu narasi besar: bahwa kesejahteraan tidak dibangun secara parsial, melainkan melalui kepedulian yang menyeluruh.
Direktur Human Capital & Strategic Support INALUM, Benny Wiwoho, menegaskan bahwa keberadaan perusahaan harus memberi arti yang lebih dalam bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memanusiakan, menjaga lingkungan, dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Melalui program TJSL ini, INALUM tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menanam nilai—bahwa keberlanjutan lahir dari kepedulian, dan masa depan tumbuh dari apa yang kita lakukan hari ini. (Reni)