Simalungun, penanasional.id — Kinerja jajaran Polsek Bandar Huluan menjadi sorotan masyarakat setelah penanganan kasus dugaan pembobolan rumah milik warga di Dusun Huta 9, Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, dinilai berjalan lamban. Sejumlah warga bahkan meminta Polda Sumatera Utara dan Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Kapolsek Bandar Huluan.

Kasus tersebut menimpa Sulistio, warga setempat, yang mengaku mengalami kerugian hampir Rp9 juta akibat kehilangan sejumlah barang berharga dari rumahnya. Barang yang dilaporkan hilang antara lain lima karung pupuk, satu unit aki kendaraan, satu alat pengolah air, serta empat ekor burung murai batu.

Menurut keterangan korban, peristiwa itu bermula pada 11 Mei 2026 ketika ia mendapati dua pria berada di sekitar pekarangan rumahnya. Salah satu pria yang disebut bernama Kema diduga berkaitan dengan hilangnya barang-barang milik korban. Namun hingga kini, persoalan tersebut belum menemui titik terang.

Sulistio kemudian membuat laporan resmi ke Polsek Bandar Huluan pada 22 April 2026 dengan nomor LP/B/151/IV/2026/SPKT/POLSEK Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara. Laporan itu disebut telah dilengkapi keterangan saksi dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bandar Huluan, Iptu Patar Banjar Nahor menyatakan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penanganan.

Namun jawaban itu menuai kritik dari sejumlah warga yang menilai penanganan perkara berjalan terlalu lambat. Mereka mempertanyakan tindak lanjut aparat karena terlapor disebut masih bebas beraktivitas di lingkungan sekitar.

Tokoh masyarakat setempat, Yusri Bajang, meminta perhatian serius dari pimpinan kepolisian di tingkat daerah hingga pusat.

“Kami berharap ada evaluasi terhadap penanganan kasus ini agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan rasa aman,” ujarnya.

Warga berharap aparat kepolisian dapat segera menuntaskan perkara tersebut secara profesional dan transparan agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga.

Redaksi

Share.

Adminitrator Pena Nasional Aktual Tajam & Akurat

Leave A Reply

Exit mobile version