Simalungun, penanasiona.id |
Langit pagi di Lapangan Jenderal Soedirman, Makorem 022/Pantai Timur, tampak tegas seperti barisan prajurit yang berdiri kokoh menatap sang komando.
Di bawah kibaran Merah Putih, Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., melangkah pasti. Di tangannya, bukan sekadar selembar piagam, tetapi tanda kehormatan bagi mereka yang berani melawan racun bangsa (narkoba). Senin, 10/11/2025
Upacara penghargaan berlangsung pada Senin (10/11/2025) di Jalan Asahan Km 3,5, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Di tengah panasnya matahari, terpancar wibawa militer dan semangat pengabdian yang tak mengenal lelah.
—
Apresiasi Tegas untuk Prajurit Berprestasi
Dengan suara yang mantap dan tatapan yang dalam, Kolonel Sandi menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas keberanian dan kesetiaan.
Mereka bukan hanya menegakkan hukum, tetapi menjaga martabat bangsa dari kehancuran yang disusupkan lewat narkoba.
“Saya dan seluruh keluarga besar Korem 022/PT memberikan penghormatan dan rasa bangga atas tindakan tegas yang telah dilakukan.
Harapan saya, langkah ini tidak berhenti di sini. Bila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, segera laporkan kepada saya agar kita dapat berkoordinasi dengan Kepolisian,”
tegas Kolonel Sandi Kamidianto, penuh wibawa.
—
Perang Tanpa Kompromi Terhadap Narkoba
Di hadapan barisan prajuritnya, suara Danrem menggema seperti komando pertempuran.
Ia mengingatkan bahwa narkoba bukan sekadar barang haram, melainkan musuh yang merobek masa depan bangsa.
“Bahaya narkoba adalah ancaman nomor satu. Bila generasi muda kita dirusak oleh narkoba, maka habislah masa depan bangsa dan negara ini,”
ujarnya lantang, menembus barisan prajurit yang berdiri tegap.
Nada suaranya berubah teduh namun tegas ketika berbicara tentang keluarga dan anak-anak.
Kolonel Sandi menekankan, prajurit sejati menjaga tanah air dan darah dagingnya sekaligus.
“Bimbing anak-anakmu. Jangan biarkan mereka menjadi korban narkoba.
Prajurit sejati bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menjaga generasinya,”
pungkasnya dengan nada penuh makna.
—
Soliditas dan Kesiapan Total
Barisan prajurit, dari perwira hingga tamtama, berdiri tegak bagai tembok baja.
Mereka menyimak, menyerap, dan meneguhkan tekad: tidak akan ada ruang bagi narkoba di wilayah Korem 022/PT.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kasi Korem 022/PT, Dan/Ka Satdisjan Rem, Pasi Korem, Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS Korem.
Di antara wajah-wajah serius itu, terpantul satu tekad bulat: Korem 022/Pantai Timur siap berperang tanpa kompromi melawan narkoba.
Redaksi | PENA Nasional
Msr/Rikiano