PENA NASIONAL, BATU BARA – Ketika marwah adat bertemu ketegasan hukum, lahirlah sebuah ikhtiar besar untuk menjaga masa depan. Kamis (6/8/2026), Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara beraudiensi dengan Kapolres Batu Bara, AKBP Dony Satria Wicaksono, di Mapolres Batu Bara. Pertemuan itu menjadi simbol bersatunya adat dan kepolisian dalam memerangi narkoba serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman kenakalan remaja. KAMIS, 05/08/26
Dalam audiensi tersebut, Kapolres menegaskan bahwa peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelajar menjadi perhatian serius. Karena itu, Polres Batu Bara akan menggencarkan penyuluhan dan edukasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah membangun benteng moral sejak dini.
Juru Bicara Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara, Dato’ Zulham, menyambut baik program tersebut. Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dipikul oleh kepolisian semata. Seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, harus berdiri di barisan terdepan dengan menghidupkan kembali kesiapsiagaan dan patroli malam di lingkungan masing-masing.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Laskar Melayu Batu Bara, Abdul Kholid Zailani bergelar Dato’ Panglima Askar Diraja. Menurutnya, langkah Kapolres yang merangkul lembaga adat merupakan wujud kepemimpinan yang patut diapresiasi.
“Kami siap berdiri di garis depan bersama Polri. Narkoba adalah racun yang menggerogoti masa depan anak negeri. Laskar Melayu Batu Bara akan terus menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan, merawat persatuan, dan memastikan marwah Melayu tetap menjadi benteng bagi generasi penerus,” tegas Abdul Kholid Zailani.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Batu Bara AKP Tukkar L. Simamora, S.H., M.H., mengingatkan bahwa rumah adalah benteng pertama perlindungan anak. Peran orang tua dalam mengawasi pergaulan dan menetapkan aturan bagi anak menjadi kunci agar mereka tidak terjerumus ke dalam lingkaran narkoba dan pergaulan bebas.
Audiensi yang dihadiri jajaran Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara tersebut ditutup dengan satu tekad yang sama: adat dan kepolisian akan berjalan seiring, menjaga Batu Bara tetap aman, bermartabat, dan bebas dari ancaman narkoba demi masa depan generasi yang lebih baik. RED


