Batu Bara — PenaNasional.id
Nama Manajer CSR PT Inalum (Persero), Susyam Widodo, turut disebut dalam aksi sekelompok pria bertopeng yang berlangsung pada Kamis, 5 Desember 2025, terkait dugaan persoalan di tubuh Koperasi Karyawan Inalum (Kokalum). Namun hingga kini, upaya konfirmasi dari media justru menemui jalan buntu. Sabtu, 13/12/2025
Redaksi PenaNasional.id telah melayangkan permohonan konfirmasi resmi dan permintaan audiensi secara tertulis maupun melalui pesan WhatsApp, dengan tujuan menjaga prinsip pemberitaan berimbang, akurat, dan beretika. Sayangnya, pesan tersebut tidak mendapat respons sama sekali.
Sikap bungkam ini menimbulkan tanda tanya di ruang publik, terlebih PT Inalum selama ini mengusung nilai dan semboyan “BerAKHLAK”—akronim dari nilai dasar BUMN yang menjunjung akuntabilitas, transparansi, dan keterbukaan informasi.
“Kami hanya meminta klarifikasi, bukan menghakimi. Namun ketika konfirmasi saja tidak dijawab, publik wajar bertanya: ada apa sebenarnya?” tulis Redaksi
Penyebutan nama dalam aksi terbuka di ruang publik seharusnya menjadi momentum bagi pejabat terkait untuk memberikan penjelasan langsung, bukan justru memilih diam. Ketertutupan semacam ini berpotensi memicu spekulasi liar dan merugikan citra institusi itu sendiri.
Redaksi menegaskan, ruang klarifikasi masih terbuka dan PenaNasional.id siap memuat penjelasan resmi dari pihak PT Inalum maupun Manajer CSR yang bersangkutan kapan pun disampaikan.
Kini pertanyaannya bukan lagi soal tudingan, melainkan soal komitmen pimpinan PT Inalum terhadap transparansi dan tanggung jawab publik.
Ada apa sebenarnya dengan jajaran pimpinan di PT Inalum?
Redaksi | PENA NASIONAL
MHD. SOLEH RENI
