Pena Nasional, Kuala Tanjung – Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung (FPPKT) menyampaikan kritik keras terhadap PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group) terkait minimnya kesempatan kerja bagi putra-putri Kuala Tanjung. Rabu, 29/07/26

 

Berdasarkan catatan yang dimiliki FPPKT, sekitar empat tahun terakhir tidak ada lagi putra-putri Kuala Tanjung yang direkrut sebagai karyawan baru di PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group). Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai komitmen perusahaan terhadap masyarakat tempatan yang hidup berdampingan dengan aktivitas industrinya.

 

“Selama kurang lebih empat tahun, kami tidak melihat adanya rekrutmen putra-putri Kuala Tanjung sebagai karyawan baru. Padahal masyarakat setempat turut merasakan dampak operasional perusahaan setiap hari. Lalu, di mana komitmen perusahaan terhadap masyarakat tempatan?” tegas Muhammad Fauzan, Ketua Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung (FPPKT).

 

Menurut Fauzan, alasan bahwa perusahaan hanya membutuhkan tenaga ahli tidak dapat dijadikan pembenaran secara terus-menerus. Sebagai perusahaan berskala besar, PT Multimas Nabati Asahan dinilai memiliki kemampuan untuk menciptakan program pelatihan, pemagangan, dan pembinaan tenaga kerja lokal agar putra-putri daerah memiliki kesempatan bersaing dan bekerja di perusahaan tersebut.

 

FPPKT juga menanggapi anggapan bahwa kritik masyarakat dapat menghambat masuknya investor.

 

“Jangan jadikan investasi sebagai tameng untuk membungkam suara masyarakat. Kritik muncul karena adanya persoalan yang belum diselesaikan. Jika masyarakat memperoleh kesempatan kerja yang adil dan benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran perusahaan, maka dukungan terhadap investasi akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Fauzan.

 

FPPKT menegaskan bahwa pihaknya tidak anti terhadap investasi. Sebaliknya, FPPKT mendukung investasi yang bertanggung jawab, menghormati masyarakat sekitar, serta memberikan kesempatan yang adil bagi tenaga kerja lokal.

 

“Kami tidak meminta perlakuan istimewa. Kami hanya menuntut keadilan. Putra-putri Kuala Tanjung jangan sampai menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri, sementara perusahaan terus berkembang di wilayah ini. Sudah saatnya PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group) membuktikan komitmennya kepada masyarakat tempatan melalui kebijakan perekrutan yang lebih terbuka dan berpihak,” tutup Muhammad Fauzan, Ketua Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung (FPPKT).

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Multimas Nabati Asahan belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan terkait persoalan tersebut. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui pesan WhatsApp yang dikirim kepada pihak perusahaan, namun hingga berita ini dipublikasikan belum memperoleh jawaban atau respons resmi. Apabila di kemudian hari pihak PT Multimas Nabati Asahan memberikan klarifikasi, maka pernyataan tersebut akan dimuat sebagai bentuk keberimbangan informasi. (RED)

 

Share.

Adminitrator Pena Nasional Aktual Tajam & Akurat

Leave A Reply

Exit mobile version